
Created : Wednesday, 1 September 2010 | Last Update Wednesday, 1 December 2010
Menjadi Tanaman KONSERVASI...
Kanopi yang rapat dan lebar mampu menahan tetesan air hujan jatuh langsung ke permukaan tanah, sehingga mengurangi erosi dan meningkatkan penyerapan air ke dalam tanah. Perakaran tunggang mampu mencegah tanah longsor. Mempunyai daun lebat (mencapai puluhan ribu helai daun/pohon), mampu mengikat karbondioksida dan menghasilkan oksigen dalam jumlah banyak sehingga dapat mengatasi masalah Global Warming.
Menghasilkan ENERGI ALTERNATIF...
Inti biji Kemiri Reutealis Trisperma dapat diproses menjadi minyak kemiri dan menjadi sumber energi alternatif pengganti solar (biodiesel). Sisa dari ekstraksi (bungkil) dapat diolah menjadi biogas. Dari 3 kg bungkil diperoleh 1,5 m3 biogas atau setara dengan 1 liter minyak tanah. Limbah bungkil sisa dipakai untuk biogas dapat digunakan sebagai pupuk (Urea).
Membangun pemberdayaan ekonomi RAKYAT...
Pendapatan tidak langsung: Membantu Masyarakat dalam pengeluaran konsumsi bahan bakar minyak tanah dan pupuk.
Pendapatan langsung: Dengan asumsi produktivitas per pohon kemiri Reutealis Trisperma (> 7 Th) mencapai +300kg biji kering per tahun dan harga biji kering sebesar Rp. 300,- s/d Rp 500,- /kg (ditempat), maka untuk satu pohon akan diperoleh pendapatan sebesar Rp 90.000,- s/d Rp 150.000,- per tahun. Jika per Ha ditanami 50 Pohon maka akan diperoleh pendapatan sebesar Rp.4.500.000 s/d Rp.7.500.000 per tahun.