Bahtera Hijau Lestari

Kemiri Reutealis Trisperma

Created : Friday, 1 January 2010 | Last Update Monday, 1 March 2010

Tanaman Kemiri Reutealis Trisperma dapat tumbuh dan berproduksi dengan baik sampai ketinggian 1000 m di atas permukaan laut. Tinggi tanamannya dapat mencapai 15 meter atau lebih, dengan kanopi rapat dan lebar dan diameter batang lebih dari 60 cm serta dapat mencapai umur 75 tahun dan masih produktif. Kondisi iklim yang optimal untuk pertumbuhannya adalah pada suhu 18,7-26,2 C dan pH 5,4-7,1. Tanaman ini banyak tumbuh secara alami di Jawa Barat. Potensi produksi biji tanaman Kemiri Reutealis Trisperma umur > 10 tahun, dapat mencapai 250 kg biji/pohon/tahun, bahkan lebih besar lagi (300-400 kg/pohon/tahun). Apabila populasi tanaman 100 pohon/ha, dengan rata-rata produksi 250 kg biji/pohon/tahun, maka akan diperoleh 25 ton biji, setara dengan 9.805 liter Minyak Kasar Kemiri Reutealis Trisperma (MKKRT) ditambah 8.695 kg Bungkil Kemiri Reutealis Trisperma (BKRT) yang dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat briket, biogas, pupuk, dan pakan ternak.

 

 Komposisi minyak Kemiri Reutealis Trisperma terdiri dari asam palmitic 10%, asam stearic 9%, asam oleic 12%, asam linoleic 19% dan asam eleostearic 51% yang bersifat racun, sehingga tidak dapat dikonsumsi. Kandungan asam lemak Kemiri Reutealis Trisperma yang dominan adalah asam eleostearic yang dapat diolah menjadi zat anti karsinogenic yang sangat berguna dalam bidang farmasi.

 

 Minyak Kemiri Reutealis Trisperma digolongkan sebagai minyak yang dapat mengering, sehingga dapat diolah menjadi minyak pengering cat. Sedangkan sisa ekstraksi berupa bungkil mengandung Nitrogen 6%, Potasium 1,7% dan Phospor 0,5% sehingga dapat digunakan sebagai pupuk. Selain itu bungkil dapat diolah lebih lanjut menjadi biogas, dari 3 kg bungkil diperoleh 1,5 m3 biogas setara 1 liter minyak tanah.